Pengalaman Bekerja di AXA Mandiri Tahun 2019

Jika kalian malas membaca artikel ini dan ingin langsung mendapatkan jawaban atas pertanyaan kalian, silahkan tulis komentar pada video di channel youtube saya, juga jangan lupa like dan disubscribe ya.

Tonton video ini untuk tahu tugas seorang Financial Advisor di perusahaan asuransi.


---------

Kenapa saya menulis artikel ini? Karena saya merasa artikel yang muncul di pencarian Google tentang topik ini sudah tidak relevan.Beberapa diantaranya yang muncul saat saya mengetikkan kata "pengalaman bekerja di AXA Mandiri" antara lain bisa kalian cek pada link berikut:


Artikel tersebut semuanya adalah artikel lama, bahkan ada yang ditulis pada tahun 2013.Oleh karena itu saat saya membacanya sangat tidak sesuai dengan kondisi yang saya rasakan saat ini.Tulisan pada blog tersebut tidak salah, mungkin memang begitulah pada masa itu keadaannya.Tapi setiap perusahaan pasti bertransformasi ke arah yang lebih baik bukan.



Saat ini saya masih aktif sebagai Financial Advisor di AXA Mandiri.Jadi saya akan coba ceritakan perbedaan yang ada antara kerja di AXA Mandiri dulu dan sekarang.Saya nulisnya ngalir aja ya, hitung-hitung buang suntuk.

Pertama terkait penahanan ijazah.Mungkin dulu di AXA Mandiri ijazah di tahan saat kita diterima jadi Financial Advisor, seperti yang saya baca pada blog-blog di internet.Tapi saya pastikan saat ini tak ada lagi yang namanya penahanan ijazah.Ijazah asli saya dari SD sampai Sarjana masih di rumah tuh..aman..

Kedua tentang pemotongan gaji.Kalau dulu memang iya jika kita tidak bisa achieve target, gaji kita akan dipotong 20% dan varkom (insentif) juga tidak cair.Kalau sekarang, untuk Financial Advisor yang sudah bekerja satu tahun tidak lagi dikenakan pemotongan gaji kalau tidak mencapai target.Untuk yang new Financial Advisor alias di bawah satu tahun gaji masih dipotong 20% kalau tidak mencapai target.Tapi gampanglah new Financial Advisor masih kecil targetnya, gak usah takut.

Ketiga, saya juga ada baca tentang perlakuan Area Sales Manager (ASM) kepada Financial Advisor yang sewenang-wenang.Yang dicaci makilah, dimarahin dengan tidak manusiawilah, dan perlakuan kasar lainnya.Mungkin dulu iya kayak gitu, tapi saya yakin gak semuanya begitu.Yang saya alami sekarang setelah sudah tiga kali ganti ASM gak ada tuh mengalami perlakuan kasar.Kami tetap diperlakukan sebagaimana mestinya, profesional saja.Toh kami para Financial Advisor bukan lagi anak kecil.


Keempat, tentang menjual produk AXA Mandiri dengan cara tipu-tipu.Kalau dulu mungkin banyak yang begitu, saya juga banyak menangani nasabah yang komplen bekas Financial Advisor yang dulu.Itu karena memang secara produk dan bisnis AXA Mandiri belum sebaik sekarang.Saat ini produk AXA Mandiri sudah jauh lebih baik, sudah back to insurance, kembali ke proteksi, sesuai dengan marwah dari asuransi.Jadi bukan lagi menjanjikan iming-iming investasi yang gak jelas juntrungnya.Jadi berbedalah dari yang dulu baik dari segi produk atau cara menjualnya.


Jadi inilah kondisi kerja di AXA mandiri yang saya alami saat ini.Kembali ke orangnya sih.Semoga artikel ini bisa jadi informasi ter update buat teman-teman.Ya kalau dapat panggilan dicoba saja dulu, jangan langsung negatif thingking.Namanya juga seorang sales pasti banyak tantangannya.Jadi tenaga penjual apapun pasti ngalamin malu, ditolak, sampai kelelahan.

Hampir dua tahun saya menjalani profesi ini, saya juga ngerasain kok.Tapi dijalani saja, tetap semangat, jangan mudah menyerah.Semua yang ada pada kita saat ini adalah pemberian Tuhan.Saya juga pengen menuliskan tentang jenis-jenis nasabah yang pernah saya temuin selama kerja di AXA Mandiri.Tapi mungkin akan saya tulis pada artikel selanjutnya saja.Mohon dukungan untuk blog ini dan channel youtube saya ya guys...terimakasih.

Berapa gaji financial advisor di perusahaan asuransi? Atau ada hal lain yang ingin ditanyakan? Subscribe, like dan komen di channel youtube saya nanti saya jawab :)






Baca Juga

Comments

Popular Posts

RECENT POST